10+ Puisi Hari Guru Singkat & Menyentuh Hati, Bentuk Hormat atas Jasa Guru Selama Ini

SoftBos.Com – Hari Guru Nasional jatuh di tanggal 25 November. Pelajar dapat menyembahkan puisi Hari Guru yang sentuh hati untuk beberapa guru di sekolah.

Tahun ini, peringatan Hari Guru Nasional dikerjakan di hari Jumat, 25 November 2022.

Peringatan ini jadi langkah memberi animo atas pengabdian beberapa Guru dalam mendidik siswa-muridnya.

Guru sebagai pengajar mempunyai peranan penting dalam membuat individu angkatan-generasi muda.

Maka dari itu, telah sepantasnya kita memberi penghormatan atas jasa-jasanya yang hebat.

Ada banyak langkah rayakan peringatan Hari Guru Nasional.

Satu diantaranya dengan membacakan puisi Hari Guru di depan beberapa guru di sekolah.

Berikut Kumpulan puisi yang dapat menjadi rekomendasi. Mudah-mudahan berguna.

BACA JUGA : Download SBO TV Mod APK Streaming Bola Versi Terbaru 2022 Gratis

Kumpulan Puisi Hari Guru Hasil Karya Beberapa Penyair

Ilustrasi Gambar Kumpulan Puisi Hari Guru Hasil Karya Beberapa Penyair
Ilustrasi Gambar Kumpulan Puisi Hari Guru Hasil Karya Beberapa Penyair

Berikut ialah kumpulan-kumpulan puisi Hari Guru yang ditampilkan oleh beberapa penyair terkenal tanah air:

1. PUISI GURU

Karya: Kahlil Gibran

Siapa saja ingin jadi guru

Biarkanlah ia mengawali mengajarkan dirinya

Saat sebelum mengajarkan seseorang

Dan diamkan juga ia mengajarkan dengan panutan

Saat sebelum mengajarkan dengan kalimat

Karena, mereka yang mengajarkan dirinya

Dengan benarkan tindakan-tindakan sendiri

Lebih memiliki hak atas penghormatan dan kemuliaan

Dibanding mereka yang cuma mengajarkan seseorang

Dan benarkan tindakan-tindakan seseorang

2. UNTUKMU TELADANKU

Karya: Ahmad Yani

Wahai panutanku

Kamu seperti pelita dalam kegelapan

Kamu seperti mentari dalam menerangi hidupku

Kamu seperti pelangi dalam diriku

Memberi sececah warna

Untuk sebuah makna kehidupan

Semua pengetahuan yang kamu beri

Sikap, tindakan dan papar katamu

Keramahan , kehalusan dan kasih-sayangmu

Memberi warna perjalanan hidupku

Untuk meraih mimpi dan cita-citaku

Wahai panutanku

Kamu membimbingku, menuntunku, menyemangatiku

Disaat saya tidak dapat melakukan perbuatan apapun

Saya cuma pasrah dengan kodrat yang saya punyai

Tapi kamu datang seperti oase dipadang pasir

Hingga saya mempunyai semangat yang membara

Menjadi pembelajar yang merdeka

Pena menari di atas kertasku

Tuliskan tiap kata yang kau ucapakan

Memberi sececah sinar dalam hidupku

Membimbingku ke arah jalan kebaikan dan keberhasilan

Mengajarkanku beberapa hal yang baru

Walaupun lemas kelihatan diwajahmu

Tidak hapus semangatmu

3. TERIMA KASIH GURU

Karya: Chairil Anwar

Terima kasih, guru

Untuk panutan yang sudah kau beri

Saya selalu menimbang semuanya yang kau sampaikan

Dan mencerminkan itu semua pada watak dan pribadiku

Saya ingin jadi sepertimu

Pandai, menarik, dan gemesin,

Positif, optimis, defensif

Saya ingin jadi sepertimu Berpengetahuan, pengetahuan yang dalam Berpikiran dengan hati dan kepala Memberi kami yang terbaik

Dengan peka dan penuh perhatian

Saya ingin jadi sepertimu

Memberi waktumu, energi dan talenta Untuk memberikan keyakinan masa datang yang ceria Pada kita semua.

Terima kasih, guru

Yang sudah menuntun kami

Saya ingin jadi sepertimu

BACA JUGA : 10 Manfaat Madu untuk Kesehatan Serta Efek Sampingnya

Puisi Hari Guru Singkat dan Sentuh Hati

Ilustrasi Gambar Puisi Hari Guru Singkat dan Sentuh Hati
Ilustrasi Gambar Puisi Hari Guru Singkat dan Sentuh Hati

4. PUISI GURU

Karya: Gus Mus

Saat saya kecil dan jadi siswanya

Dia di mataku orang paling besar dan terpintar

Saat saya besar dan jadi pandai

Ku saksikan ia demikian kecil dan polos

Saya menghargakannya dahulu

Karena tidak tahu harga guru

Atau mungkin sekarang saya tidak tahu

Menghargakan guru?

5. Pipit Kecil

Karya: Zuarni, S. Pd.

Awalnya temu kita, Kami bukan siapa saja

Cuma pipit kecil dengan paruh menganga dan sayap 1/2 terbuka

Kami cuma berputar-putar… berputar-putar…

Dan hinggap di bahu pengetahuan beberapa guru kami

Awalnya temu kita Kami bukan apapun

Cuma sobekan-sobekan kertas tidak memiliki makna

Menanti tangan-tangan kuat dan jari lentik guru kami

Menyusunnya jadi buku yang pantas diakui

Guruku… lihatlah pipitmu

Kami sudah seperkasa garuda, selincah merpati

Dengan pengetahuan dan petuahmu

Picing mata nanar sudah sejelita mentari siang hari

Cara seok… sudah oke menjejaki jalan tajam beronak

Sekarang pipitmu…

Sudah siap terbang… terbang menuai harapan kehidupan

Ia tinggalkan

Sepotong riwayat hidup kami di sini.

6. PAHLAWAN YANG TERLUPAKAN

Karya: Ahmad Muslim Mabrur Umar

Perhatikanlah sajak simpel ini, teman

Sajak yang terkisah dari figur simpel juga

Figur yang kadang terlewatkan

Figur yang kerap tidak dipandang

Adalah pahlawan yang tidak ingin disebutkan pahlawan

Terka-lah sekiranya siapa pahlawan ini

Ingat-ingatlah kembali sekiranya apa jasanya

Dia tidak memahami pegang senjata api Dia tidak bertanding di medan perang

Sebut, sabar dan kata hati jadi senjatanya

Kesuksesanmu teman, tersebut jasanya

Cerdasmu dan cerdasku itu juga jasanya

Bukan dia yang diharapkan menang

Tetapi suksesmu dan sukseskulah kemenangannya

Bisakah sekiranya jawab siapa pahlawan ini

Karenanyalah kudapat catat sajak ini

Karenanyalah kau bisa baca sajak ini

Juluknya adalah pahlawan tanpa pertanda jasa

Kemungkinan sudah terpikir olehmu teman

Kemungkinan sudah kau tebak jawabannya

Adalah pahlawan dan orangtua ke-2

Adalah guru, si pahlawan yang terlewatkan.

7. DOA UNTUK GURUKU

Hari untuk kulewati… berasa hampa

Tanpa pengetahuan dan kasih-sayangmu

pada siapakah ku harus menanyakan

Dari mana ini aslinya

Kuhaus pengetahuan dan mendambakan belajar

Guru…

Terlampau cepat kau lenyap dariku

Demikian cepat kau dan saya pisah

Akankah kita bertemu kembali

Guru…

Ingin ku balas jasa-jasamu

Tetapi ku tidak bisa melakukan

Ingin rasanya ku membuat kamu senang

Tetapi adakah cara untuk melakukan

Kini……

Cuma serangkaian doa yang bisa kupersembahkan untukmu

Mudah-mudahan panjang usia dan sukses selalu

Sampai kita bisa bertemu kembali

Sekiranya Allah menginginkan

BACA JUGA : Info Rekrutmen dan Gaji Kerja di PT Jasa Raharja

Puisi Hari Guru Menyentuh Hati

Ilustrasi Gambar Puisi Hari Guru Menyentuh Hati
Ilustrasi Gambar Puisi Hari Guru Menyentuh Hati

8. GURUKU PAHLAWANKU

Guruku ialah pahlawanku

Yang tidak pernah capek mengajarkanku

Memperkenalkan dunia lewat buku

Membuat saya tidak stop untuk rindu

Guruku ialah pahlawanku

Dia pelita negeri

Dengan sabar mengajarkanku

Semakin bertambah pengetahuan ini tiap hari

Guruku ialah pahlawan kita

Yang mendidik dengan penuh ikhlas

Yang mengajarkan dengan berbahagia

Bersama dengan halusnya kalimat

Guruku ialah pahlawanmu

Yang berteman baik dengan fajar

Meskipun dinginnya pagi mengurung

Ia telah tiba dan siap-siap untuk mengajarkan

Guruku ialah pahlawan sejati

Yang mengajarkan ikhlas dengan hati

Tidak perduli dengan peraturan yang tetap ganti

Kedatanganku ke sekolah selalu ditunggu

Guruku ialah sebagus-baiknya pahlawan

Kudoakan kamu supaya selalu bersama dengan kebaikan

Mudah-mudahan kamu selalu sehat dalam keselamatan

Mudah-mudahan kamu selalu berbahagia dalam sabar dan ketulusan

9. TERIMA KASIH JASAMU

Kаulаh реmbіmbіng аku

Kаulаh реmbіmbіng аku

Kаulаh реndіdіk аku

Guruku

Itulаh јulukаn dіrіmu…

Yаng tіdаk реrnаhnуа bоѕаn dіdаlаm

Mеngајаrku ѕеrtа mеngајаr dаku

Guruku

Tаnра dіrі mu ku bаkаl hаnсur

Tаnра dіrі mu ku bаkаl ѕеngѕаrа

Tаnра dіrі mu ku bаkаl tеrѕеѕаt

Guru

Terіmа kаѕіh

Atаѕ ѕgаlа јаѕа – јаѕаmu

10. PAHLAWAN PENDIDIKAN

Jіkа dunіа kаmі уаng dahulu kоѕоng

tаk реrnаh kаu іѕі

Mungkіn hаnуа аdа wаrnа hаmра,

gеlар tаk bіѕа ара-ара, tаk bіѕа kеmаnа-mаnа

Tарі kіnі dunіа kаmі реnuh wаrnа

Dеngаn gоrеѕаn gаrіѕ-gаrіѕ, јugа kаtа

Yаng dahulu hаnуа јаdі mіmрі

Kіnі mulаі tеrlіhаt bukаn lаgі mіmрі

Itu kаrеnа kаu уаng mеngајаrkаn

Tеntаng mаnа wаrnа уаng іndаh

Tеntаng gаrіѕ уаng hаruѕ dіlukіѕ

Jugа tеntаng kаtа уаng hаruѕ dіbаса

Tеrіmаkаѕіh guruku dаrі hаtіku

Untuk ѕеmuа рејuаng реndіdіkаn

Dеngаn реndіdіkаnlаh kіtа bіѕа mеmреrbаіkі bаngѕа

Dеngаn реndіdіkаnlаh nаѕіb kіtа bіѕа dіrubаh

Aра уаng tаk mungkіn kаu јаdіkаn mungkіn

Hаnуа uсараn tеrаkhіr dаrі mulutku

Dі hаrі реndіdіkаn nаѕіоnаl іnі

Gеmріtаkаnlаh ѕеlаlu јіwаmu

wаhаі рејuаng реndіdіkаn Indоnеѕіа

11. Guruku Ideku

Tahukah kamu dengan berapa manisnya senja?

Mungkin akan sanggup mengalahkan pahitnya kopi

Sejuk disaksikan oleh ke-2  bola mata

Menggusur seluruh mendung dan seuntai sepi

Tahukah kamu dengan berapa manisnya arunika

Tidak bersebrangan laut dengan senja

Bukan sinar cantik yang berfatamorgana

Tetapi goresan cantik di sekujur angkasa

Tetapi, tahukah kamu siapa figur ideku?

Dia ialah guruku

Orang yang lain akui jadi orang tuaku

Orang yang belum dikenali tetapi demikian perhatian padaku

Orang yang terus-terusan mengobral saran

Orang yang ingin saya selamat

Orang yang membimbingku dengan seperti apakah seharusnya melakukan perbuatan

Guruku ialah ideku

Yang memperkenalkan kepadaku mengenai begitu luasnya pengetahuan

Yang ajakku tuliskan seisi dunia ke sebuah buku

Lalu mengatur diri ini; benar-benar benar-benar sempit pengetahuanku

Guruku ialah ideku

Yang ajakku menyaksikan masa datang sedikit dekat

Yang ajakku stop berputus harapan dan malu

Yang menjelaskan kepadaku jika sukses sudah berada di balik penyekat

Guruku ialah ideku

Setiap hari dan selama waktu

Tiadalah percuma tenaga dan pikiranmu

Karena sangat berguna untuk kebersinambungan kehidupanku

BACA JUGA : 4 Manfaat Buah Sawo yang Sangat Bagus Untuk Kesehatan Tubuh

12. GURU, PEJUANG ZAMAN INI

Guru… Kau ialah

Pejuang yang siap membentengi kami

Demi kepandaian bangsa ini

Kau latih kami untuk kuat

Kau ajari kami untuk menang

Kau tuntun kami untuk ke arah sukses

Kau geram saat kami berserah

Kau sedih saat kami tidak berhasil

Tetapi kau berbahagia saat kami menang Guru…

Perjuanganmu benar-benar mulia

Kau suka mempertaruhkan semua

Untuk kami anak-anak bangsa

13. Guruku Luar Biasa

Guruku luar biasa

Pengetahuan yang liar dia kebat

Idenya menghajar pikirku yang mampet

Sampai saya pahami bagaimana semestinya melakukan perbuatan

Guruku luar biasa

Ia masih tetap tiba walaupun hujan deras

Tidak perduli seberang laut atau langkahi darat

Ia masih tetap mengajarkan sebagai eksekutor instruksi

Guruku luar biasa

Ia tidak perduli saat saya akui tidak berpotensi

Ia masih tetap tersenyum saat saya akui cacat

Ia menyemangati supaya saya belajar giat

Guruku luar biasa

Selama-lamanya tetap luar biasa

Tidak terhitung berapakah ungkapkan dan seperti

Akan selalu kuadakan supaya ia sehat dan selamat

14. Figur Tombak Kesuksesanku

Pena menari di atas kertasku

Tuliskan tiap kata yang kau katakan

Memberi sececah sinar dalam kegelapan

Membimbingku ke arah jalan keberhasilan

Walaupun lemas kelihatan di mukamu tidak hapus semangatmu

Kau selalu menemaniku ke arah cita-citaku

Mengajarkanku beberapa hal baru

Dengan sabar kau menuntunku

Walaupun sikap nakalku kadang mengusikmu

Benar-benar besar dedikasimu

Untuk mencerdaskan angkatan mudamu

Terima kasih kuucapkan untukmu

Guru ku

Kau ialah orangtua ke-2 ku

Kan kukenang selalu jasamu

Satu kali lagi kuucapkan terima kasih untukmu

Mudah-mudahan selalu berbahagia hidupmu

Kebaikan akan mengikutimu.

15. Ke Guruku

Karya: Winda Puspitasari

Kusaksikan kau berdiri di pelupuk mataku

Sampaikan pesan waktu

Ketika tatapan berjumpa

Saya tangkap sejuta sinar darimu

Sinar pengetahuan semakin merasuk ke benakku

Bahkan juga saya mengharap dia jadi segumpal daging

Kau pelita di hitam legamnya jiwaku

Seperti tetes air di gersangnya gurun pasir

Duhai guruku

Kau taman Kehidupan

Berjuta pengetahuan kau berikan

Tanpa capek dan patah semangat

Berusaha mencerdaskan angkatan bangsa

Kau memiliki laut yang tercukupi dengan mutiara-mutiara pengetahuan

Perkenankan saya melayarinya, hingga matiku penuh ketenangan

Hidupmu penuh perjuangan

Karena itu, tidak berdosa bila saya memberimu gelar pahlawan

Begitu pembahasan berkenaan puisi Hari Guru yang dapat disembahkan di tanggal 25 November kedepan. Selamat Hari Guru Nasional!

error: Content is protected !!