5 Cara Ternak Burung Pleci Secara Koloni

Posted on

SoftBos.Com – Beberapa pencinta burung kicau menjelaskan jika sebagian besar tipe burung kicau bisa diternak dan diperbudidayakan. Oleh karenanya, saat ini terdapat banyak usaha penangkaran beragam tipe burung kicau.

Misalkan ternak burung Jalak, Lovebird, Murai Batu, Burung Beo, Kacer, Kenari, Cucak Hijau, dan lain sebgainya. Dan untuk tipe burung pleci ini bisa juga diternakkan. Namun membutuhkan kesabaran khusus untuk melakukan.

Bahkan juga, dari mayoritas pencinta burung pleci sudah sukses dalam ternak burung Pleci. Kesuksesan ternaknya tidak terlepas dari usaha keras dan talenta alami. Bila cuma asal dalam memasangkan burung Pleci, benar-benar kecil kemungknan akan sukses.

Anda harus juga ketahui bila ternak burung Pleci memerlukan penyiapan dan syarat tertentu.

Misalnya, bagaimana ukuran kandang semestinya, tipe burung Pleci harus seperti apakah, makanannya apa, bagaimana perawatannya dan ada banyak kembali yang harus dipahami.

Saat sebelum mengawali coba dalam ternak burung Pleci, seharusnya Anda harus betul-betul ketahui bagaimanakah cara pilih burung Pleci untuk ternak secara benar.

Selanjutnya harus juga tahu bagaimanakah cara menyiapkan makan pakan, minum, perawatan kandangnya dan poin penting yang lain. Berikut langkah ternak pleci untuk yang baru memulai.

BACA JUGA : 11 Manfaat Buah Lontar untuk Wanita dan Ibu Hamil

Menyiapkan Kandang

Menyiapkan Kandang
Menyiapkan Kandang

Burung pleci sebagai tipe burung kecil yang tidak membutuhkan kandang dalam ukuran besar.

Maka bila anda cuma akan berternak beberapa pasang dari Burung Pleci, disarankan menggunakan kandang dengan type aviary saja. Kandang yang bertipe aviary selainnya irit tempat, gampang perawatannya dan tidak membutuhkan banyak ongkos.

Namun, bila anda punyai lokasi yang luas atau tempat yang cukup buat membuat kandang dengan type solitair yang bisa digunakan untuk memuat banyak burung dengan ide yang alami, anda bisa membuatnya.

Tetapi harus anda tahu jika kandang dengan sistem solitaire tidak demikian pas untuk ternak burung pleci. Kandang type soliter cuma pas dalam menangkar burung saja.

Di bagian dalam kandang, sebaiknya anda menyiapkan tempat minum dan tempat makanan. Janganlah sampai lupa untuk tempatkan sarang yang hendak digunakan untuk reproduksi.

Sarang itu bisa berbentuk sarang bikinan atau sarang yang dibeli dari beberapa toko. Untuk ukuran kandang seharusnya tidak demikian besar.

Taruhlah secara baik, misalkan menggantung atau ditempatkan pada sudut sisi belakang kandang agar tidak terusik di saat penggantian makan, minum, pembersihan, dan lain-lain.

BACA JUGA : Beragam Manfaat Getah Pisang Untuk Kehidupan Manusia

Penyeleksian Indukan Pleci

Penyeleksian Indukan Pleci
Penyeleksian Indukan Pleci

Setelah anda mempersiapkan kandang burung, cara selanjutnya yakni penyeleksian induk burung yang berkualitas. Karena, kita menginginkan bila anak atau turunannya akan mempunyai kualitas yang bagus.

Jadi bisa dihandalkan sebagai calon burung kicauan yang dapat juara atau juara dalam perlombaan. Anda harus pilih indukan yang berkualitas. Yang diartikan dengan berkualitas ialah bebas dari virus, bakteri, bahan kimia dan harus bebas dari doping.

Indukan betina sekurang-kurangnya harus usia satu tahun. Seharusnya pilih yang jinak, fisik yang sehat, suara merdu dan kedengar keras dan datang dari indukan yang berkualitas. Selanjutnya dari sisi fisik, Anda dapat tahu kesehatan Pleci dari warna bulu-bulunya yang kelihatan ceria.

Indukan yang jantan yang bagus seharusnya berumur satu tahun. Disamping itu pilih burung pleci jantan yang jinak, birahi konstan, paruh lempeng, suara gacor.

Pada bagian kepala semakin besar, leher berisi, mata besar, sisi dada sektor, kaki kuat da kuat dalam mengcekram.

Agar hasilkan anakan yang dapat berkualitas, sebaiknya Anda pilih sepasang indukan jantan dan betina dari spesies yang serupa. Agar dapat gampang dalam penangkarannya kelak.

Proses Penjodohan Burung Pleci

Proses Penjodohan Burung Pleci
Proses Penjodohan Burung Pleci

Dalam memasangkan burung Pleci ini dapat Anda kerjakan secara mudah dan cepat. Sebelumnya, seharusnya Anda harus pastikan betul apa indukan Pleci yang hendak anda tentukan itu kwalitasnya telah bagus atau mungkin tidak.

Untuk mendapat indukan yang betul-betul baik, Anda harus ikuti beberapa langkah pilih indukan yang baik.

Pertama yang anda sebaiknya kerjakan di saat lakukan penjodohan Burung Pleci yakni dekatkan ke-2  indukan sepanjang satu sampai dua minggu pada setiap harinya.

Sekalian anda lakukan pendakatan itu, Anda bisa memberikan makan pakan hewani, misalkan seperti jangkrik dan lain-lain. Di hari yang kelima, pisah ke-2  sangkar supaya bisa sama-sama menyaksikan satu sama yang lain.

Tetapi, untuk pembatasannya tidak boleh terlampau jauh, diamkan saja ke-2 nya bisa sama-sama dengar. Di saat ke-2  Pleci sudah sama-sama panggil dengan suara yang keras dan berlagak laris seperti ingin dekati, memiliki arti penjodohan burung pleci Anda sudah sukses.

BACA JUGA : 10 Manfaat Madu untuk Kesehatan Serta Efek Sampingnya

Pengeraman Telur

Pengeraman Telur
Pengeraman Telur

Setelah ke-2  burung Pleci lakukan kawin, seterusnya indukan Betina akan memperlihatkan tanda-tanda untuk dapat bertelur. Pada proses bertelur akan memerlukan waktu lebih kurang dua minggu dan dapat bertelur sekitar 1 sampai 4 butir.

Namun satu perihal yang perlu jadi perhatian saat proses bertelur. Jika burung Betina tidak ingin mendekami telurnya, cepatlah ambil perlakuan mengalihkan telur dengan memakai sistem Inkubator.

Bila pleci Jantan dirasakan mengusik pleci Betina saat mendekam, Anda bisa pisahkan burung Jantan dengan burung Betina dengan mengalihkan pada sangkar yang lain.

Namun, jika burung Jantan tidak mengganggu, Anda barangkali tidak mengalihkannya. Jika terjadi suatu hal seperti telur pecah, anak mati, telur tidak menetas dan semua jenis hal yang tidak diharapkan, Indukan Betina akan bertelur kembali pada priode seterusnya. Diantaranya yakni di hari ketujuh atau sesudah 7 hari dari priode yang pertama.

BACA JUGA : Sejuta Manfaat Yang Tersembunyi Dari Daun Dan Buah Sirsak Untuk Kesehatan Tubuh

Langkah Perawatan Pleci yang Telah Menetas

Video Langkah Perawatan Pleci yang Telah Menetas

Di saat telur Pleci Anda sukses menetas dengan sukses, seharusnya persiapkan beberapa pakan yang khusus. Dan terdapat banyak kandungan nutrisi dan gizi dengan protein yang tinggi.

Janganlah sampai anda telat dalam memberi makan untuk anak Pleci. Karena pada waktu itu si induk akan buang anaknya.

Induk burung pleci berpikiran karena pakan untuk anaknya tidak ada, karena itu induknya selanjutnya akan buang anaknya yang baru menetas.

Anda harus benar-benar memperhatikan anakan burung Pleci sepanjang waktu 5 hari awal. Karena untuk anakan burung pleci, 5 hari awal setelah menetas sebagai saat-saat krisis untuk si bayi.

Jika sudah terlintasi, Anda dapat lanjut memiaranya seperti anakan Pleci yang lain. Yaitu dengan penuhi konsumsi pakan Jangkrik potongan kecil dan makanan hewani yang lain.

Untuk jadikan anakan burung pleci jadi lebih jinak dengan psikis yang kuat, Anda bisa ikuti trick kecil. Yakni dengan pisahkan anakan dari indukan di saat anakan masih berusia 11 hari.

Namun Anda harus siap gantikan peranan Indukan di saat menjaga anakan sampai umur dewasa dan mempunyai psikis yang paling kuat.

Demikian cara-cara ternak burung Pleci untuk yang baru memulai yang dapat dikatakan. Semua langkah yang sudah dikatakan kelihatan gampang dan sederhana. Namun pada praktiknya terkadang tidak sesuai keinginan anda.

Oleh karenanya, masih tetap dianjurkan agar Anda lebih sabar dalam ternak burung Pleci dan belajar kembali dari kekeliruan yang awalnya. Mudah-mudahan berguna.